Rabu, 03 April 2013

contoh skenario "Hidup di Rantau Minang"

Diposting oleh Maya Purnama di 02.24
Untuk membuat sebuah film tentunya kita membutuhkan kerangka skenario yang nantinya akan dijadikan sebagai acuan saat pengambilan gambar.skenario tidak hanya berupa naskah,tapi lebih detail karena semuanya tercantum di dalamnya.Untuk membuat film dokumentasi nggak perlu bikin skenario yang panjang koq.ini nih contoh skenario simple,ringkas,pendek,mudah dipahami pokoknya.ajiibbbb....

cameraaaa...

Rolliiiiing.....
actiioonnn....


Skenario              : Hidup di Rantau Minang
Penulis Skenario   : Maya Purnama Sari



No.
Visual
Audio
1.
TEASER
Cuplikan Gambar
Ø  Rumah
Ø  Pasar
Ø  Lokasi Jualan
Ø  Gerobak Bakso
Ø  Jalanan



Musik

2.
SUPER IMPOSE
Judul:
“Hidup di Rantau Minang”

Musik
3.
SEGMEN
EXT:DEPAN RUMAH ( SUBUH )
Ø  Mas Pur menunggu kendaraan yang dibawa aadiknya di depan rumah
atmosfir.
4.
SEGMEN II
EXT: PASAR (SUBUH)
Ø  Mas Pur di tempat penggilingan daging

musik
5.
SEGMEN III
EXT: DEPAN RUMAH (PAGI)
Ø  Membersihkan botol kecap,saus ,dan kecap.
Ø  Menyusunnya di gerobak
Ø  Menarok mie putih dan mie kuning di gerobak.

Narasi
Setipa hari mas Pur selalu mencuci botol saus,kecap,dan cukanya karena dia tak ingin pelanggannya merasa jijik dengan dagangan kotor,di lingkungan sekitar nya mas pur terkenal sebagai pedagang yang bersih.

6.
SEGMEN IV
INT: DAPUR (PAGI)
Ø  Mencetak bakso,dan direbus
Ø  Merebus cabe untuk bakso
Ø  Memblender cabe dan memasaknya
Ø  Memotong daging gomok
Ø  Mengiris seledri
Ø   Mas Pur mencuci daging gomok
Ø  Menyalin cabe ke wadahnya
                                                                                                                                     Atmosfer

7.
SEGMEN V
EXT:DEPAN RUMAH (PAGI)
Ø  Mas Pur menyampur bumbu kuah bakso ke dalam perebus kuahnya di gerobak.
Narasi
Meskipun lelah namun Mas Pur tak ingin istrinya ikut membantu mengerjakan bahan-bahan dagangannya,karena ia yakin racikan resep itu sudah menjadi ciri khas sendiri.
8.
SEGMEN VI
INT: RUANG TENGAH (SIANG)
Ø  Mas Pur hendak mandi bersiap-siap pergi jualan.

Atmosfer

Musik

9.
SEGMEN VII
EXT: DEPAN RUMAH (SIANG)
Ø  Mas Pur mencoba rasa kuah bakso.tes rasa.


Sebelum berangkat jualan mas pur selalu memastikan rasa kuah baksonya demi kepusan pelanggan.
10.
SEGMEN VIII
INT:RUANG MAKAN( SIANG)
Ø  Mas Pur membuat segelas kopi sebelum berangkat jualan.
Mas Pur adalah sosok yang tidak suka bergantung kepada orang lain,meskipun ia memiliki istri untuk membuat segelas kopi ia tidak pernah meminta istrinya membuat kopi,karena baginya tugas istri menjaga anak dan di dapur.
11.
SEGMEN IX
EXT: DEPAN RUMAH(SIANG)
Ø  Mas pur duduk di depan rumah sambil ditemani istri dan anaknya.
Ø  Mas Pur bercanda dengan anaknya
Ø  Mas Pur siap-siap berangkat jualan.


Atmosfer

Musik
12.
SEGMEN X
EXT:JALAN (SIANG)
Ø  Mas Pur mendorong gerobak sepanjang jalan dari Lolong hingga Ulak Karang
Ø  Pelanggan membeli bakso


Mas Pur juga merupakn sosok yang ramah kepada pelanggannya,tak jarang ia selalu melemparkan senyumnya kepada pelanggan dan bercanda.

Musik
13.
SEGMEN XI
EXT : LOKASI JUALAN ULAK KARANG (SIANG)
Ø  Orang-orang membeli bakso
Ø  Saat sepi mas pur duduk istirahat
Ø  Mas pur mengantar pesanan bakso ke warnet
Ø  Pedagang keliling juga membeli bakso
Harga baksonya yang murah meriah yaitu Rp.5000/mangkok dan rasa baksonya yang nikmat membuat mas pur memiliki banyak pelanggan,terutama mahasiswa
No.
Visual
Audio
14.
SEGMEN XII
EXT:LOKASI JUALAN (SIANG)
Ø  Mas pur melayani pembeli


Kendaraan lalau lalang
15.
SEGMEN XIII
EXT:LOKASI JUALAN (SORE)
Ø  Suasana mulai sepi
Ø  Bakso habis
Ø  Mas pur pulang

Atmosfer

Musik
16.
SEGMEN XIV
INT:RUANG TENGAH (MAGRIB)
Ø  Mas pur istirahat sesampai di rumah


Azdzan magrib
17.
Ø  PENUTUP


musik

0 komentar:

Posting Komentar

 

Maya Purnama Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea