Menganalisis puisi kadang susah-susah gampang,apalagi kalo nggak ngerti apa aja yang harus dianalisis.Di sini ada nih contoh puisi lengkap dengan analisi lengkapnya.
KARYA
MAYA PURNAMA SARI
SASTRA INDONESIA
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS BUNG HATTA
Sendiri
Aliran sastra_
1) Dalam sunyi aku terpaku maknanya seseorang yang dalam kesendiriannya dia teringat akan suatu kejadian yang membuatnya terdiam membungkam.
2) Berteriak meraung tak bersuara maknanya seseorang yang tengah mencoba bicara pada orang-orang di sekitarnya tapi tidak dihiraukan sehingga teriakan suaranya itu tidak berbunyi.
3) Ruang waktu kian menyempit makna nya ialah tentang seseorang yang sudah tidak sanggup lagi menjalani waktunya sehingga waktu itu terasa menyesak nya.
4) Aku sendiri di tengah keramaian maknanya ialah seseorang yang tidak mampu berinteraksi dengan lingkungannya sehingga di keramaian pun ia tetap merasa sendiri.
5) Menaiki liku hidup yang semakin tinggi maknanya seseorang yang merasakan bahwa dalam menjalani hidup ini masalah dari hari kehari itu semakin banyak dan semakin sulit untuk dilewati.
6) Aku terjatuh maknanya seseorang itu mengalami semakin banyak ujian dalam hidup nya. Ia sudah hamper menyerah dalam mengikuti langkah hidup.
7) Angin menertawaiku maknanya ialah seseorang itu merasakan rasa malu yang begitu besar sampai-sampai dalam hatinya pun angin yang bukan makhluk hidup menertawai nya.
8) Kerikil-kerikil tajam mengejek ku maknanya sama seperti makna “angin menertawaiku” yaitu sesuatu yang tidak mungkin pun mengejek nya karena ia begitu lemah dalam menjalani hidup sendirian tanpa teman / sandaran.
9) Setiap puing semangat maknanya ialah semangat-semangat yang dicoba dikumpulkan oleh seseorang itu untuk terus kuat menjalani hidup nya.
10) Langkah ku tersesat makna nya seseorang tersebut benar-benar kehilangan arah / tujuan hidup nya.Ia sudah tidak tahu lagi ia harus hidup di mana dengan cara apa karena ia merasakan masalah hidup yang ia lewati begitu berat karena ia hanya sendiri menghadapi semua itu.
Parafrasa_
(Di) dalam (ke) sunyi (an) aku terpaku (.) Berteriak meraung (namun ) tak bersuara (.) Aku sendiri di tengah keramaian (,) menaiki liku hidup yang semakin tinggi (.) Aku terjatuh…angin menertawai ku (,) kerikil-kerikil tajam mengejek ku (dan ) mematahkan setiap puing semangat yang ku miliki (.) Dan kini (pun ) langkah (kaki ) kutersesat dalam hidup tanpa ( tahu ) arah yang pasti (.)
Sendiri
Berteriak meraung tak bersuara 2) imaji auditif
Ruang waktu kian menyempit
Menaiki liku hidup yang semakin tinggi 4) imaji taktil
Aku terjatuh… 5) imaji visual
Angin menertawaiku 6) imaji visual
Kerikil-kerikil tajam mengejek ku 7) imaji taktil
Mematahkan setiap puing semangat yang ku punya 8) imaji taktil
Dan kinipun langkah ku tersesat dalam hidup 9) imaji taktil
Tanpa arah yang pasti
Sugesti kata-kata
Sendiri
7.1. Imaji visual
1) Di tengah keramaian
Kata-kata di tengah keramaian dalam puisi sendiri menggambarkan pada pembaca seolah-olah ikut melihat suatu keramaian yang di alami oleh pengarang dalam puisi.
2) Aku terjatuhKata-kata aku terjatuh dalam puisi sendiri menggambarkan kepada pembaca seolah-olah untuk ikut menyaksikan atau melihat keadaan pengarang yang terjatuh.
4) Langkah ku tersesat dalam hidup
Kata-kata langkah kutersesat dalam hidup dalam puisi sendiri mensugestikan kepada pembaca untuk ikut merasakan kesedihan pengarang yang kehilangan arah hidup nya.Karena pengarang menggambarkan nya lewat kata tersesat ,yaitu ia tidak tahu lagi harus membawa diri kemana, di sini pembaca seakan-akan merasakan perasaan pengarang.
A.Kiasan ( Gaya Bahasa)
Sendiri
Dalam sunyi aku terpaku
Berteriak meraung tak bersuara
Ruang waktu kian menyempit 1.personifikasi
Aku sendiri di tengah keramaian
Menaiki liku hidup yang semakin tinggi
Aku terjatuh…
Angin menertawaiku 2.personifikasi
Kerikil-kerikil tajam mengejekku 3.personifikasi
Mematahkan setiap puing semangat yang ku punya
Dan kinipun langkahku tersesat dalam hidup
Tanpa arah yang pasti
2.Angin menertawaiku mengumpamakan seolah-olah angin bisa tertawa layaknya manusia.
3.Kerikil-kerikil tajam mengejekku mengumpamakan angin yang hidup dan bisa tertawa.
B.Pelambangan
1. Lambang warna
2. Lambang Benda
Sendiri
Dalam sunyi aku terpaku
Berteriak meraung tak bersuara
Ruang waktu kian menyempit
Aku sendiri di tengah keramaian
Menaiki liku hidup yang semakin tinggiAku terjatuh…
Angin menertawaiku
Kerikil-kerikil tajam mengejekku
Mematahkan setiap puing semangat yang ku punya
Dan kinipun langkahku tersesat dalam hidup
Tanpa arah yang pasti
Sendiri
Sendiri
Sendiri
Sendiri
/Sendiri
1. Tema
Tema adalah gagasan pokok atau subject-matter yang dikemukakan oleh penyair.Tema dari puisi “sendiri” ini adalah tentang seseorang yang mengalami kesulitan dalam menjalani hidupnya karena ketidakmampuannya dalam bergaul.
2. Perasaan (Feeling)
Dalam mengungkapkan puisi,suasana perasaan penyair ikut diekspresikan dan harus dapat dihayati oleh pembaca.Perasaan dalm puisi “sendiri” ini yaitu perasaan sedih
3. Nada dan Suasana
Nada merupakan sikap penyair terhadap pembaca,maka suasana adalah keadaan jiwa pembaca setelah membaca puisi itu atau akibat psikologis yang ditimbulkan puisi itu terhadap pembaca.Dalam puisi “sendiri” penyair menyampaikan puisi yang bernada santai.Dan suasana yang tercipta oleh puisi “sendiri” adalah suasana sedih dan terharu.
4. Amanat ( pesan )
Amanat atau pesan yang ingin disampaikan oleh penyair dalam puisi “sendiri” ini ialah supaya kita mampu bergaul sesama makhluk sosial,karena pada dasarnya kita tidak mampu hidup sendiri tanpa bantun dari orang lain.Jadi bergaullah dengan orang-orang yang berada di sekitar kita supaya kita tidak kesepian dan sendirian dalam menjalani hidup,sehingga hidup terasa lebih indah.



hubungan puisi diatas dengan realita alam,sosial budaya dan masyarakat apa yaa
BalasHapus
BalasHapusnonton online film online terpopuler
nonton online film online gratis stream
nonton online film online lucu asik horor
nonton online film online film real story